READ MORE >> Renungan & Hikmah
perubahan…
haruskah itu yang jadi hambatan dalam hidup
ketika dia hadir
gamang hati, resah jiwa tak lagi berdiam diri
menuntut kenyamanan yang dulu singgah
tapi…
hati berubah
manusia berubah
keadaan berubah
bahkan dunia pun ikut berubah
menuntut suatu kedewasaan sikap
ahhhh…..mampukah bertahan???
masih seperti kemarin
tidak ada jawaban
bingung
sekedar tanda-pun tak terlihat
atau
apakah memang hati ini yang sudah terlanjur mengeras
membatu
sehingga tak lagi nampak
hal pasti didepan mata?
Kecamuk hati
gejolak jiwa
kapan berakhir
bermuara di kedamaian??
READ MORE >> Renungan & Hikmah











Ismail says:
kegetiran hidup,
kapan berakhir?
kehampaan jiwa,
kapan berakhir?
kegundahan,
kegalauan,
kekhawatiran,
kapan berakhir?
jawabnya,
jika kita sudah mati!
matikan semua itu,
sebelum ruh dan jiwa kita yang dimatikan
potonglah nasfu,
sebelum naftu yang memotong kita
kurbankan kekhawatiran,
sebelum kekhawatiran mengorbankan kita
kenapa harus sang domba yang dipotong,
jika nafsu, pikiran, kekhawatiran kita yang
menjadikan semua ini gelap seperti di
kuburan?
unyil says:
hati memang penuh dengan teka teki
hidup memang penuh dengan teka teki
cinta memang penuh dengan teka teki
hati, dibolak-balikkan oleh kebingungan
hati, dihembus-hembuskan oleh kekhawatiran
hati, didorong-dorong oleh keinginan
hati, hidup, cinta
tidak akan pernah terbuka
sampai kita sadar atau menyadarkan diri
mau melihat bahwa semua sudah mengalir
membiarkan diri terbawa
dalam takdir dewata
sekedar kita bersyukur dan menikmati
anugrah gusti
rere says:
cinta tidak cukup hanya untuk cinta,dan cinta tak harus selalu berakhir bahagia,dan betapapun jahatnya cinta itu pasti pernah mempesonakan manusia sebagai hadiah yang tak mudah hilang