Archives for December, 2003

Diambil dari milis [email protected] medio desember 2003
Subject: Proses ‘Merger’ STTTelkom-ITB (PENTING…!!!!)

Isu yang berkembang tentang proses akuisisi STTTelkom-ITB skrg emang dah bukan rahasia lagi. Semua orang dah ngebicarain isu ini…, Dosen, Karyawan, Mahasiswa, dll…
Malam tadi (selasa), sempet diadain diskusi tentang ini, dengan menghadirkan nara sumber yang bisa dipercaya tentunya… Beliau adalah seorang anggota Senat STTTelkom sekaligus Anggota Dewan Majelis jurusan TE, dan Beliau cukup aktif berperan dalam proses ini mulai dari tahap ide sampai tahap lobi beliau ikut didalamnya. Bisa ditebak sendirilah orangnya…. :-)

Dari nara sumber tsb, dapat diambil informasi : bahwa Proses ini sangat sarat dengan unsur POLITIK…!!! jadi, sepertinya saat ini Dirut PT Telkom lagi ada ‘masalah’, dan sangat memungkinkan untuk dirinya bisa dilengserkan. gak tau masalahnya apa, yang jelas tentunya gk mau donk pak Dirut ‘digusur’..! untuk itu upaya2 ‘penyelamatan posisi’ itupun dilakukan. Untuk menunjukkan bahwa PT.Telkom adalah perusahaan pelayan publik -dan entah apalagi alasannya (mungkin ‘ngambil ati’nya Laksamana sukardi yang notabene ka. Ikatan Alumni ITB)- jajaran Direksi bermaksud ‘menyerahkan’ aset yang dimilikinya ke pemerintah (dalam hal ini STTTelkom dan STMB di ’serahkan’ ke ITB). Dengan tindakan ini diharapkan “pak Menteri” senang, dan posisi mereka ’selamat’… walaupun agaknya Pak Agus Utoyo (Dir. SDM) gak setuju dengan ide ini, tapi kayaknya Pak Kristiono(Dirut) dan 4 direktur yang lain cukup ngotot untuk nge-Gool-in proyek ini. so, ya siap2 aja kita… :-) karena kayaknya ide ini sangat klop dengan keinginan ITB. ada beberapa hal yang sangat berhubungan dengan kepentingan ITB saat ini, yaitu :
1. ITB ingin mendirikan subuah fakultas IT
2. Sebagai leader kampus berstatus BHMN, tentunya ITB membutuhkan modal (cost) yang sangat tinggi dan modal itu tidak mudah didapatkan.
3. ITB ingin mendirikan pusat pengembangan teknologi di Bandung

Trus skenarionya begini, ntar seluruh aset STTTelkom (Bangunan, tanah, fasilitas lab, dll) akan ‘dihibah’kan ke ITB dan STTT bersama jurusan IF, elektro teknik,dll akan dijadikan satu dalam suatu wadah Fakultas IT. Dan mungkin juga tanah2 kosong disekitar STTT akan dijadikan ‘pabrik’ pengembangan teknologi. Yang jelas, pada tahap ini STTTelkom hanya “TINGGAL NAMA” saja…!!! trus skenario selanjutnya, Jelas… system dan jajaran pimpinan STTT akan dirombak abis! (bahkan isunya sudah beredar pula ntar gantinya pak Harsono sapa…), bahkan bukan hanya pimpinan yang akan dirombak tetapi dosen dan karyawanpun juga akan di’seleksi’ ulang.

Dari skenario ini, dapat Saya analisa sbb :
*> Keuntungan ITB
1. keinginan membentuk Fakultas IT (FakulTI) terwujud, termasuk preyek pengembangan ITnya.
2. tanpa modal sedikitpun, ITB akan mendapatkan tambahan aset yang cukup ‘wah’ baik berupa dana(dari YPT), Tanah, Bangunan, Lab, dll.
3. tanpa modal sedikitpun ITB memperoleh mahasiswa yg banyak, dan juga masih bisa ‘mengkomersiil’kan aset2 STTT untuk keuntungan bisnis ITB.
4. ITB tidak mempunyai saingan lagi dalam mencetak enginer telekomunikasi. (ingat: selama +- 60 tahun ITB hanya mampu menghasilkan enginer telkom sebanyak 2400 orang, sementara STTTelkom 10 thn sudah menghasilkan 4000 lebih yang menguasai hampir seluruh kandatel PT Telkom)
5. ITB semakin menunjukkan kekuatan ‘monopoli pendidikan’ di indonesia, dengan mendapat daerah ‘jajahan’ baru ini.

*> Keuntungan STT Telkom
1. System manajemennya akan menjadi baik. karena pejabat dan karyawan2nya pasti orang2 bagus lah…
2. Namanya akan lumayan bagus lah dimata industry.. dan masyarakat… (ITB Bo’… :-))
3. Jaringan Alumni dah OK (kalo boleh numpang Alumninya ITB… :-))
4. link dengan pihak luar akan terbuka, sehingga memungkinkan Proyek2 akan banyak mengalir. (dengan begini lab2 bisa terberdayakan)
5.???

Trus kerugian ITB apa ya… paling2 cuma masalah gengsi aja sih! :-) yang jelas gak banyak ruginya dibanding untungnya….

*> Kerugian STTTelkom :
1. STTTelkom hanya tinggal nama… (Nasib alumninya Piye….????)
2. Kebesaran STTT, fasilitas STTT, Alumni STTT -> Musnah….
3. Secara psikologi, mhs STTT akan tidak mudah menyesuaikan diri dengan iklim barunya. dan ini Saya yakin cukup membutuhkan waktu yang lumayan lama…
Mungkin Mhs STTT akan merasa ‘dkucilkan’ oleh mhs ITB, kayak anak tiri, dianggap ngaku2 anak ITB,dll….(kayak poltek or D3nya universitas negeri lah…)
4. pokoknya bakalan banyak banget kerugian yang mungkin akan dialami Mhs, Alumni, Dosen, Karyawan.

Ini semua masih merupakan isu, meskipun prosesnya sendiri terus berjalan. Artinya kebenarannya sendiri seperti apa tentunya kita masih belum tahu. jadi mungkin kita bisa percaya or gak… Tapi disini Saya sangat mengharapkan tanggapan dari Kakak2 Alumni mengenai isu ini-terlepas jadi atau nggaknya Isu ini-, sehingga irisan2 dari tanggapan Kakak2 bisa saya jadikan bahan ketika Saya Menyuarakan Suara Mahasiswa -khususnya Mahasiswa dan Alumni TE- didepan temen2 aktivis kampus dan Bapak2 Rektorat.

Terima kasih atas perhatiannya dan maaf kalo terlalu Panjang…. :-)


Laporan Keuangan Sept-Nov 2003

Filed under Baitul Mal

Saldo Periode Sept 2002-Agustus 2003 : 1,138.32

PENDAPATAN

Infak Anggota : 203.91
Penjualan barang : 233
Infak beasiswa : 140

TOTAL PENDAPATAN : 576.91
————– (+)
: ? 1,715.23

PENGELUARAN
Olahraga : 167
Konsumsi Pengajian : 36.21
Pemberian beasiswa : 120
Infak mesjid selwerd : 75

TOTAL PENGELUARAN : 398.21
————- (-)

SALDO AKHIR PERIODE : 1,317.02
========

Bendahara deGromiest
Mbak Puri


Bagi Pendatang Baru

Filed under Meja Informasi

newcomer

FAQ (Frequently Asked Questions) bagi Anda yang akan tinggal di Belanda atau baru tiba di Groningen.

Bagi Calon Pendatang

Anda masih di Indonesia dan berencana tinggal untuk belajar di Groningen? Berikut ini ada beberapa informasi penting yang biasanya sangat dibutuhkan oleh orang-orang seperti Anda:

- Persiapan dokumen
- Visa dan Imigrasi
- Mengurus tempat tinggal
- Kesehatan dan Perlengkapan
- Info sekolah dan beasiswa
- Peta dan Cuaca Groningen
- Kontak Komunitas Indonesia
- …

[siapa bersedia jadi koki untuk sajian ini?]

Bagi Pendatang Baru

Anda baru datang di Groningen? Berikut ini informasi penting bagi Anda:

- Lapor ke Polisi dan Verblijfdocument (KTP)
- Lapor ke Gementee (Pemkot Groningen)
- Lapor diri ke Kedutaan Besar Indonesia
- Bank, kesehatan, dokter, asuransi
- Komunitas Indonesia dan Kegiatannya
- Bergabung ke Milis deGromiest
- Masjid, toko-toko muslim
- Soal halal/haram produk makanan jadi
- Beli sepeda dan barang murah lainnya
- Komunikasi dan Intrenet
- …

[siapa bersedia jadi koki untuk sajian ini?]


Cara bergabung

Filed under Meja Informasi

satedegromiest

Jika Anda seorang muslim asal Indonesia yang kini tinggal di Groningen, atau veteran deGromiest di manapun berada, Anda bisa bergabung untuk duduk-duduk bersama di balairung Cafe deGromiest. Berikut ini beberapa pilihan bergabung.

Pilihan 1. Bergabung menjadi koki Cafe deGromiest

Untuk bisa ikut memasak hidangan, dan menyajikannya di sini, hubungi kami via email:
- Cak Amal email-ia
- atau, Cak Mangil email-if

Contoh isi email Anda adalah:

Subject: Daftar jadi koki Cafe deGromiest

Body:

Nama: ____________
Universitas/College: ______________
Email: ______________

Informasi selengkapnya tentang bagaimana cara kerja Cafe ini bisa dilihat di “Cara kerja Cafe“.

Pilihan 2. Bergabung dalam kegiatan-kegiatan deGromiest

Jika Anda ingin bergabung dalam kegiatan-kegiatan deGromiest, Anda tinggal menghadiri beragam kegiatan deGromiest. Kegiatan ini bermacam-macam sifatnya, seperti untuk meningkatkan semangat dan ilmu keislaman, hobi, silaturahmi, ekonomi, dan amal. Informasi selengkapnya tentang kegiatan deGromiest dapat dilihat di Web deGromiest: Agenda deGromiest.

Pilihan 3. Bergabung ke Mailing List deGromiest

Setiap muslim asal Indonesia - pada umumnya adalah mahasiswa dan keluarganya- yang tinggal di Groningen bisa bergabung ke dalam mailing list deGromiest ([email protected]). Caranya mudah, tinggal kirim saja email ke moderator mailing list deGromiest, yaitu Cak Amal.


Cara kerja Cafe

Filed under Meja Informasi

ayam

Cafe deGromiest ini dibuat dengan resep mutakhir yang insyaAllah mudah dan interaktif. Berikut ini cara kerja Cafe, sesuai dengan status pengunjungnya.

Bagi Pengunjung Umum

- Anda bisa browse, search, dan menikmati seluruh hidangan yang disajikan. Tidak ada hidangan khusus atau rahasia yang tidak bisa Anda nikmati.
- Anda bisa memberi komentar setelah menikmati setiap hidangan. Cukup sertakan nama dan email Anda sebelum menuliskan komentar.

Bagi Koki Cafe

- Yang bisa dilakukan oleh pengunjung umum tentunya juga bisa Anda lakukan.
- Anda bisa menyajikan masakan bikinan Anda ke meja Cafe. Caranya, klik “Sajikan hidangan baru” di menu kiri bawah. Masukkan nama dan password Anda.
- Setelah masuk ke ruang dapur, Anda bisa: memasak dan menyajikan hidangan baru, mendaur ulang hidangan yang Anda buat, dan menyimpan foto dan file yang memang perlu disajikan bersama hidangan Anda.
- Cara menyajikan hidangan baru: Klik “New Entry”, tulis Judul hidangan, kategori, abstrak (biasanya 2 kalimat pertama, untuk ditampilkan di halaman depan), hidangan sambungan selengkapnya, dan kirim.
- Cara mendaur ulang hidangan: Klik “Edit Entries”, pilih hidangan yang akan didaur ulang, lalu edit.
- Cara menyimpan foto dan file: Klik “Upload File”, klik “Browse” untuk memilih file, lalu kirim. Jika yang anda simpan adalah foto, usahakan lebarnya maksimum 300 pixel. Jika lebih lebar, akan merusak pemandangan Cafe kita tercinta ini.
- Cara memasukkan foto ke dalam hidangan: setelah mengupload file, Anda diberi pilihan menampilkan foto dengan cara “pop up window” atau “embedded”. Pilih “embedded”, lalu OK. Sebuah kode HTML akan ditampilkan di window kecil, selanjutnya Anda harus “mencopy” kode tersebut. Lalu, klik “Edit Entries”, pilih hidangan yang akan diberi foto, lalu “paste” ke kolom abstrak atau sambungan. Lalu simpan.

Dokumentasi lengkap bisa dilihat dengan mengklik menu HELP di bagian atas dapur Cafe deGromiest (Movable Type).

Jika Ada pertanyaan, jangan malu-malu untuk bertanya kepada Kepala Koki, yaitu Cak Amal. Emailnya ada di “People to Blame“.

Selamat memasak dan menikmati hidangan di Cafe deGromiest. Jangan lupa baca Bismillah dulu, di-”syahadat”-i atau di-”saksi”-kan dulu setiap hidangan yang Anda buat itu pada hakekatnya adalah dari Gusti Allah, agar menjadi berkah bagi setiap hati yang menikmatinya.


People to Blame

Filed under Meja Informasi

blameus

Jika Anda punya komentar, pertanyaan, kritikan tentang Cafe ini, berikut ini adalah orang2 yang bertanggung jawab.

Ikhlasul Amal, urusan:
- Tambah anggota/koki baru
- Moderator mailing list deGromiest (subscribe/unsub)
- Server dan koneksi internet
- Scripting dan program
- Phone: 050 57 35 515
Email: email-ia

Ismail Fahmi, urusan:
- Desain interior dan eksterior
- Tambah anggota/koki baru juga bisa
- Phone: 064 10 54 573
Email: email-if


Rekreasi ke Spanyol - Murah

Filed under Traveling Club

halo2….

ini buat yang berminat rekreasi ke spanyol, ada paket murah (pesawat + apartemen selama 8 hari) “cuman” 139 euro (+ tax 50).

berita selengkapnya bisa dilihat di: http://www.reisaanbiedingen.net/land/Spanje/AR3133
waktunya bulan januari 2004.

jangan bosan2 buka email dari seksi aabiedingan wae club. ini resiko dari penunjukan tidak resmi hasil pertemuan tidak resmi juga dari para pejabat deGromiest.

wassalam,
– Heni Rachmawati


Penggalan Tak Berarah

Filed under Renungan & Hikmah

Menjelang natal 2003 merenung sendiri, menunggu kerja yang ngga ada habis. Dalam kesendirian dan kesunyian, hanya tersisa komputer yang alhamdulillah ada media player dan perangkatnya. Diiringi lagu Till I find you again dari Richard marx, oalah koq romantis dan sendu begini, ya. Tiba-tiba saja ingin menulis, judulnya pun entah hendak dicantum apa. Isinya juga entah apa hendak mengarah.

Menengok ke belakang, saat yang sama pada tahun lalu. Di tempat yang sama, waktu yang sama, mengerjakan pekerjaan yang kurang lebih sama. Hmmmh, begitu waktu cepat berlalu tanpa bermakna, mungkin setidaknya tidak bermakna saat ini.

Lagu berganti, sekarang Veldhuis Kemper berputar. Tiba-tiba teringat sobat-sobat terkasih yang sudah dan mulai menghilang, sedih. Ini hanya episode kecil dalam hidup kiranya, mungkin sekedar miniatur dari apa yang terjadi pada saat tua nanti. Hanya bisa berharap Tuhan memberikan kekuatan untuk menghadapinya, tidak dibiarkan diri terlepas dari entah apa sebutannya, kebenaran semu?

Tidak mau ada di sini, tidak mau ada di mana-mana, tidak mau sendiri. Koq tiba-tiba lagu if you’re not the one, mengingatkan pada seseorang. Tersenyum, penuh kenangan dalam suka dan duka. Ingat seorang teman yang menelepon untuk mempercepat janji nikah kepepet, dari 35 jadi 30, hahahahaha, seperti percepatan pembayaran hutang IMF saja, yang tidak terealisasi juga … hidup koq seperti mainan saja, atau jangan-jangan memang sekedar mainan. Kalau menilik lagu indonesia jaman baheula, hidup hanya sandiwara dan kita sebagai pelakonnya. Ada yang berlakon jadi orang lucu, jadi yang jahat. Gambaran sikap setiap orang di dunia fana ini yang berbeda-beda atau mungkinkah kemunafikan seorang pelakon untuk memerankan apa yang tidak disukainya, sekedar bertahan hidup?

Terjebak, ya, rasanya itu kata yang tepat. Terjebak, tapi dari apa? siapa? Dari hidup ini? Kalau disajikan pada mas Ismail, pasti digayung sambuti dengan kalimat indah bahwa hidup dan dalam khidup ini kita harus senantiasa mensyukuri. Betul itu, betul itu ……

Menyebut nama mas Ismail, koq jadi teringat satu kata. Tidak ingat kapan kata ini tersebut dalam salah satu diskusi kami. PELACUR. Konotasi buruk yang memiliki banyak makna, sebenarnya. Hidup dalam keterjebakan ini, sama halnya seperti pelacur. Apa, ya, misalnya. Mungkin jaga image salah satunya, hahahahaha …… bisa banyak yang tersentuh, gawat. Terjebak dalam hal apa, di mana, oleh siapa, itu hanya frame toch …… Menjalani hidup karena maunya hidup ya begitu. Menentang Qodo en Qodar? Entahlah …

Sudahlah, biarkanlah. Menjadi pelacur dalam ilmu, dalam pekerjaan, dalam bersosialisasi, tidak masalah. Rasanya setuju dengan ide dasar bahwa semuanya bukan sekedar patut, tapi harus disyukuri. Termasuk rasa sepi yang sekarang sedang menyelimuti, menyediakan waktu untuk merenung yang bisa menimbulkan banyak kenangan manis dan pahit. Ambil pelajaran darinya, sementara ini nomor dua dulu. Kalau boleh meminta dalam do’a, biarkan saja itu terjadi. Kalau pun hati kecil ini menjerit karena tidak selaras dengan apa yang terjadi, apa yang dilakoni. Anggap saja uji atas kesabaran, yang jika semakin pedih maka semakin tinggi tingkat ujiannya. Apalah artinya dihadapan semua orang. Hanya satu yang ingin rasanya kalau boleh untuk dipinta, janganlah aku menjadi pelacur bagi Tuhanku.

Wangsa Tirta Ismaya adalah mahasiswa program doktoral pada grup Kristalografi Protein di Rijksuniversiteit Groningen. Selain menekuni untai DNA, Wangsa menikmati musik klasik dan pop ringan.


Berikut ini adalah link ke organisasi atau perkumpulan muslim asal Indonesia yang tinggal di Belanda. Jika Anda memiliki informasi link, silahkan disumbangkan melalui komentar di bawah, dan kami akan mengupdate data ini.

http://degromiest.nl
Komunitas muslim Indonesia di kota Groningen, Belanda.

http://www.imeanet.org/
Situs web komunitas Muslim Indonesia di kota Enschede, Belanda.

http://muslimdelft.nl/
Komunitas Muslim Indonesia di kota Delft, Belanda.

http://ppmr.cjb.net/
Pengajian Pelajar Muslim Rotterdam (PPMR), Belanda.

http://hidayah.irth.net/pn/
Stichting Al-Hidayah Holland (SAH) is an Islamic organization involved in a wide range of activities like Hajj and Umrah services, information and education about Islam, zakat/sadaqah/kurban to Indonesia, helping the poor and orphans, funding masjids and Islamic schools in Indonesia.

http://generasibaru.nl/

Stichting Generasi Baru adalah sebuah yayasan terdiri dari komunitas muslim Indonesia di Utrecht, Belanda.


Assalamu’alaikum

Filed under Meja Informasi

salam.jpg

Brothers and sisters,
Ikhwan dan akhwat,
Muslimin dan muslimat,
Mahasiswa dan mahasiswi,
Cak dan neng,
Jajaka dan mojang,
Mbak dan mas,
Tuan dan nyonya,
Bapak dan ibu,
Abi wa Umi,
dan para pejuang maupun veteran,

Assalamu’alaikum,
Wilujeng sumping,
Sugeng rawuh,

Selamat datang di Cafe deGromiest…

Cafe khusus buat Anda
yang sedang belajar,
yang tengah bekerja,
keluarga,
muslim asal Indonesia,
yang kini tinggal di kota Groningen negoro Londo,
atau para alumni dan veteran
di belahan dunia manapun Anda berada.

Jika Anda mendambakan
suasana kekeluargaan,
duduk bersama di teras rumah,
disuguhi masakan ala Indonesia,
dengan beragam bumbu dan selera,
dimasak oleh koki asli Indonesia,
di sini lah tempatnya.

Jika Anda ingin memasak sendiri,
memilih menu dan bumbu sendiri,
mengundang sodara-sodara untuk berbagi,
mempererat tali silaturahmi,
tiada tempat di Groningen kecuali di sini.

Ada nasi Web bikinan Cak Amal,
Kerupuk Buletin olahan Engkoh Wangsa,
Sayur Silaturahmi asuhan Bang Fahmi Yaman,
Rujak Aanbiedingen ulekan Mbak Heni,
Lontong Movie made in Akhi Ican,
Sirup Sport racikan Khoirul,
Kacang cap Ngaji produksi Pak Agus,
Sate Jalan-jalan buatan Itob,
Bistik Fotografi jepretan Bung Ferry,
Jus Angel Advokat ala Indra,
dan masih buuanyak lagi.

Di hari-hari tertentu,
Cafe ini menghadirkan berbagai hiburan.
Ada Band 17 Agustusan,
Samproh Indonesian Families Gathering,
Nasyid Sepeda Bersama,
Ludruk Perahu Layar Horsemeer,
atau hiburan lain usulan Anda.

Jika Anda perlu tempat duduk atau pesan masakan,
jangan malu-malu,
langsung saja hubungi kami.
Halaman Rechten dikomandoi oleh Bung Tomo,
Teras Beselstraat sama Dheeyana,
Ruang keluarga Hanze dilayani oleh …

Anda bisa menyantap sajian kami
sesuka selera anda,
sekuat perut anda,
dan jangan kuatir,
ndak usah bayar.
Karena semua yang di sini,
dari kita sendiri,
oleh kita sendiri,
dan untuk kita sendiri.

Tapi jika Anda ada rejeki,
dengan ikhlas untuk dibagi,
silahkan langsung ke Mbak Puri.
Infaq Anda akan disalurkan ke masjid,
untuk beasiswa adik-adik kita di Indonesie,
beli bahan masakan Sport, Silaturahmi,
dan lain-lain..

Akhir kata,
Jika ada sumur di ladang,
boleh kitorang numpang mandi.
Jika ada umur panjang,
semoga kitorang jumpa lagi…

Joko Sembung ngaduk semen,
Nggak nyambung Men…

Wassalam,

ismail.jpg

Ismail Fahmi
deGromiest