READ MORE >>   Catatan Pribadi

Ikhlas

Ingatan saya menerawang jauh ke 11 tahun yang lalu ketika saya belajar islam untuk pertama kalinya. Waktu itu saya masih berumur 15 tahun, masih SMA kelas satu. SMA saya dulu adalah SMA 3 Bandung. Saya sempet jadi preman mesjid di sekolah saya itu. Pelajaran pertama yang saya ingat sangat susah untuk dipraktekkan adalah pelajaran ikhlas. Kenapa sulit? Karena bentuk ikhlas itu sendiri saya tidak tau presis. Bagaimana sih ikhlas itu? Katanya ikhlas adalah kalo kita berbuat sesuatu tanpa menginginkan imbalan apa pun. Mana mungkin? Pasti lah kita kalo berbuat sesuatu akan mengharap imbalan walaupun itu dari mana saja datangnya. Mau dari manusia lagi atau juga dari Tuhan. Pasti lah kita ini ingin menerima imbalan. Makanya saya sempet frustasi dan hampir putus asa sama pelajaran ikhlas ini. Saya pikir ini pelajaran bohong banget. Mana ada orang ikhlas di dunia ini???

Setelah 11 tahun terlewati, saya pun menjadi sedikit lebih mengerti tentang arti keikhlasan. Ikhlas yang dimaksud adalah menerima segala suratan Tuhan yang telah Beliau gariskan untuk kita. Ikhlas menerima kalo kita ini dilahirkan ya di keluarga yang seperti ini. Ikhlas menerima kalo kita ini dikasih otak yang pas2an seperti ini. Ikhlas kalo kita ini cuman dikasih rezeki yang seperak ini. Ikhlas kalo kita cuman dikasih istri yang seperti ini. Ikhlas kalo kita cuman dikasih teman2 yang seperti ini. Terima aja semua ini. Ini adalah latihan yang bagus untuk bisa menjadi ikhlas. Ikhlas artinya menerima, bukan memberi. Kalu belum bisa untuk mencapai ikhlas janganlah putus asa.

Ada hadits sahih yang menjelaskan fenomena ikhlas ini. Suatu kala, Allah menciptakan gunung di bumi ini. Gunung ini sangat kuat sehingga sanggup menggetarkan bumi ini. Malaikat bertanya, apakah ada yang lebih kuat dari gunung? Jawabnya ada. Yaitu besi. Besi sanggup memapas gunung sehingga rata dengan tanah. Kemudian malaikat bertanya lagi. Apakah ada yang lebih kuat dari besi? Jawabnya ada. Yaitu api. Besi meleleh oleh api. Apakah ada yang lebih kuat dari api? Jawabnya ada. Yaitu air. Api padam diguyur oleh air. Apakah ada yang lebih kuat lagi dari air? Jawabnya ada. Yaitu angin. Angin bisa mengangkat air dan menghempaskannya. Pertanyaan terakhir. Apakah ada yang lebih tangguh dari angin? Jawabnya ada. Yaitu orang yang memberi dengan tangan kanan tapi tangan kirinya tidak tahu. Masya Allah.

  READ MORE >>   Catatan Pribadi