READ MORE >>   Traveling Club

Oleh Tukang Bola (Ario) dan istri tercinta (Ratih)

Download file

Kuliah di Belanda kurang lengkap rasanya kalau belum mengunjungi negara sekitar. Maklum, negara-negara tetangga sudah tidak asing lagi di telinga kita. Nah permasalahannya adalah bagaimana cara mengunjungi negara-negara tersebut dengan dana dan waktu yang terbatas.

Untuk mengatasi masalah tersebut, coba susun skala prioritas. Pada kesempatan kali ini, saya (tukang bola) dan istri tercinta ingin sekali mengunjungi negara-negara eksotis seperti Spanyol dan Italia. Jadi prioritas utama kami adalah kedua negara tersebut. Tetapi mengingat luas dan biaya yang harus kami keluarkan di kedua negara tersebut, kami kecilkan lagi skala tersebut menjadi negara mana yang akan kami luangkan lebih banyak waktu mengingat keterbatasan waktu dan biaya yang kami miliki. Secara singkat, kami menyusun beberapa rencana sebelum berangkat agar biaya dan waktu perjalanan tidak melewati batas yang kami anggarkan yang ada dalam poin-poin berikut ini:

1.Rencanakan minimal dua bulan sebelum keberangkatan
2.Batas waktu yang kami miliki (misalnya 1-2 minggu)
3.Biaya yang kami miliki (misalnya ?550/ orang, all in)
4.Negara(-negara) tujuan (misalnya Spanyol, Italia) dan rute perjalanan
5.Bagaimana sampai di sana dan kembali (pesawat, kereta, bis) dan biaya
6.Tinggal di mana nanti (hotel, hostel/ pension, camping, youth hostel) dan biaya
7.Biaya sekunder (makan, transportasi dalam kota, tiket masuk museum, oleh-oleh)
8.Apa saja yang akan dikunjungi
9.Apa saja yang perlu dibawa terutama uang atau kartu atm
10.Re-check

Setelah menentukan batas waktu dan anggaran biaya total yang kami miliki, kami mencoba untuk mencari informasi mengenai negara-negara yang akan kami kunjungi melalui internet. Informasi-informasi tersebut adalah mengenai peta (untuk setidaknya mengetahui berapa luas kota tersebut), alamat kantor informasi turis di negara tersebut, dan daftar-daftar hostel di negara tersebut.

Setelah memperoleh informasi umum yang diperlukan, perburuan tiket pesawat murah kami lakukan. Untuk tujuan Spanyol dan Italia sebenarnya kami tidak merekomendasikan untuk menggunakan bis. Memang terkadang lebih murah tetapi trade-off-nya adalah waktu tempuh dan stamina yang terkuras karena duduk terlalu lama. Sedangkan kereta hanya kami rekomendasikan untuk tujuan Italia. Selain lamanya waktu perjalanan, biaya yang harus dikeluarkan jika hendak bepergian ke Spanyol dengan menggunakan kereta api sangatlah tinggi. Saya punya pengalaman ditertawakan oleh petugas NS saat menanyakan biaya kereta api ke Spanyol. Tanpa basa-basi petugas tersebut mengatakan “you better take the plane.” Karena ingin tahu saya tanyakan lagi berapa kira-kira biayanya. Edan! Sekitar 500 euro sampai Barcelona, belum lagi pergantian keretanya.

Pesawat
Diurutkan berdasarkan pengalaman atas kenyamanan (***).

Basiq air *** http://www.basiqair.com/
Transavia *** http://www.transavia.nl/
Ryan air * http://www.bookryanair.com/skylights/cgi-bin/skylights.cgi?language=EN

Budget air lainnya:
Easyjet http://www.easyjet.com/en/book/index.asp
Air Berlin http://www.easyjet.com/en/book/index.asp

Atau bisa juga melalui situs penjualan tiket online seperti:
ATP http://online.atp.nl/tc.dll?ac=return&tid=atpen
Vliegwinkel http://www.vliegwinkel.nl/default.aspx?language=EN

Dalam memilih pesawat perhatikan juga :
1.Waktu keberangkatan pesawat
2.Lokasi keberangkatan

Pengalaman saat nonton Euro 2004 di Portugal, pesawat Transavia berangkat dari Schiphol menuju Faro (Portugal) jam 7 pagi sehingga saya terpaksa tidur di bandara karena kereta paling pagi dari Groningen baru sampai Schiphol sekitar jam 8 pagi. Demikian juga di Roma Ciampino, saya dan istri harus tidur di trotoar yang berdebu dan dingin karena airport harus dikosongkan setelah jam 12 malam. Hal lainnya adalah biaya dari Groningen menuju kota keberangkatan. Contohnya Eindhoven, walaupun pesawat lebih murah beberapa sen, biaya kereta dari Groningen menuju Eindhoven akan lebih besar jika berangkat dari Rotterdam, misalnya. Tetapi hal ini juga ditentukan oleh ketersediaan pesawat. Pemesanan online dan kartu kredit adalah mutlak! Mengakalinya adalah dengan meminjam kartu kredit teman atau keluarga dan menggantinya dengan uang tunai.

Kereta
Tentu saja penghitungan biaya dimulai sejak dari Groningen, dengan demikian NS juga harus masuk dalam perhitungan biaya.

Belanda (NS) http://www.ns.nl
Italia (Trenitalia) http://www.trenitalia.com/home/en/index.html
Spanyol (Renfe) http://horarios.renfe.es/hir/ingles.html
Jerman (DB) http://www.bahn.de/pv/view/int_guest/subhome/international_guests.shtml
Dan lain-lain

Perjalanan antar kota dalam negeri dengan menggunakan kereta biasanya sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan bis. Jika hendak bepergian antar negara dengan menggunakan kereta sebaiknya pilih kereta malam sehingga bisa menghemat biaya penginapan. Biasanya ditawarkan tiket yang berlaku untuk beberapa waktu tertentu dengan biaya yang lebih murah (paket). Di Jerman, jika bepergian dengan 5 orang akan lebih murah jika dibandingkan dengan 1 atau 2 orang. Tiket kereta bisa dibeli langsung di loket atau mesin-mesin tiket yang tersedia di stasiun kereta. Jangan khawatir, pada umumnya mesin juga memiliki fitur bahasa Inggris. Penjaga loket pun pada umumnya mampu berbahasa Inggris.

Bis
Eurolines http://www.eurolines.com/

Pada umumnya perjalanan antar negara paling murah adalah dengan menggunakan bis (asumsi tarif normal). Hanya, konsekuensinya adalah waktu tempuh yang relatif lama. Seperti halnya kereta, bis juga menawarkan paket perjalanan dengan wilayah dan biaya tertentu.

Tempat Tinggal
Untuk memperlancar dan mempermudah perjalanan ada baiknya untuk memesan tempat tinggal jauh hari sebelum perjalanan terutama saat musim panas. Karena memang kami berdua dasarnya gila, kami tidak pernah memesan hostel sebelum berangkat. Alasannya karena kami tidak pernah bepergian saat musim panas dan kami selalu yakin untuk mendapat kamar ketika tiba di tempat tujuan. Gila kan.

Jika diurutkan dari yang paling murah, maka urutannya adalah sebagai berikut:
1.Camp site (biasanya camp site juga menyediakan kamar, bahkan private)
2.Youth hostel (mulai dari dorm hingga private)
3.Pension, budget hotel, dan kamar penduduk (khusus Portugal)
4.Hotel

Untuk mempermudah, link untuk melihat ketersediaan youth hostel adalah sebagai berikut:

http://www.hostelworld.com/
http://www.hostels.com/

Kebetulan, saat perjalanan ke Barcelona-Girona-Venice-Florence-Pisa-Roma-Paris, kami menemukan beberapa alternatif cukup murah untuk menginap:

Barcelona Usahakan dekat La Rambla. Yang kami tempati adalah rumah:
Ms. Jasmine, Calle Carassa 4 # 4.2, akses dgn metro Jaume I nomer HP (kode negara) 628049579

Venice Camping Fusina: http://www.camping-fusina.com/main.htm atau Casa Chiumento, Santa Croce 1465, San Giacomo dell’Orio, Corte Scura, nomer telepon (+41)5240054, email [email protected]

Florence Siggiorno Livi (Mrs. Livi), Sleep in Florence, Via Faenza #20, 50123, Firenze atau Siggiorno Burchi, Via Faenza #20, telepon (+41)55268481-414454, fax (+41)55268481

Rome Hotel dan hostel banyak ditemui di daerah dekat Termini Station Roma. Untuk list hostel dan hotel dapat meminjam dan men-copy dari saudara Buana Girisuta.

Paris Hotel dengan harga hostel adalah Formule 1 Hotel. Untuk booking dapat dilihat di:
http://www.hotelformule1.com/formule1/index.html sebaiknya ambil yang beralamat di Paris Porte de Montreuil (Metro line 9). Jika ingin lebih dekat ke pusat kota Paris silakan cari hotel atau hostel di daerah Gare du Nord. Lokasi ini juga berdekatan dengan La Fayette.

Perjalanan
Jangan membawa barang terlalu banyak. Barang yang umumnya dibawa:
Paspor (biasanya kami tinggal di kamar hotel) dan kartu izin tinggal
Dokumen perjalanan (bukti pemesanan dan tiket) dan ISIC card
Peta (bisa diambil di tourist information, usahakan yang ada nama jalannya)
Pakaian (kami hanya bawa 4 potong - termasuk yang dipakai selama seminggu, pakaian dalam, jaket, dll)
Makanan secukupnya (jika ingin menghemat jangan makan di luar terlalu banyak terutama di Italia yang ada ongkos duduknya! Makanan bisa beli di Aldi atau Lidl, atau di supermarket di tempat tujuan, roti perancis yang keras dan panjang itu menjadi pilihan yang bagus karena kerasnya dan tahan lama untuk mengganjal perut)
Obat-obatan (paling penting hansaplas untuk jaga-jaga kapalan atau lecet di kaki)
Peralatan dokumentasi (kamera dan atau handycam, jangan lupa chargernya, special untuk Itali memerlukan colokan listrik yang khusus)
HP (jangan lupa chargernya)

Jika memutuskan untuk melakukan perjalanan tanpa melakukan pemesanan hotel terlebih dahulu, sebaiknya simpan barang di tempat penyimpanan barang di stasiun kereta supaya tidak mencari hotel dengan beban yang berat. Usahakan untuk selalu berangkat pagi jika ingin melihat obyek-obyek wisata karena belum terlalu penuh dan tidak perlu mengantri untuk naik transportasi umum.

Barcelona Jika menggunakan Basiq air atau Ryan air dengan tujuan Girona, setelah mendarat silakan ambil bis dengan tujuan Girona airport-Girona (return ticket open date lebih murah jika kembali dari bandara yang sama). Dari Girona ambil kereta (Renfe) tujuan Barcelona. Pembelian tiket bisa dilakukan di loket maupun mesin tiket. Silakan minta yang paling murah (regional).
Di Barcelona, untuk mempersingkat waktu perjalanan silakan ambil tiket metro T-10 berlaku untuk 10 kali perjalanan.
Karena kami memiliki waktu dan keuangan yang terbatas, kami hanya mengunjungi Parc Guell (gratis kecuali museumnya), Sagrada Familia (tidak masuk karena menghabiskan waktu dan mahal), La Rambla dan sekitarnya, dan Port Vell. Jangan lupa makan Paella (nasi goreng seafood khas Spanyol). Kami mengunjungi sebuah restoran yang disarankan oleh Ms.Jasmine, lokasinya dekat tempat tinggal kami di Barcelona, sekitar Gothic Youth Hostel. Tempatnya bagus, mewah dari luar tapi harga makanannya tidak mahal. Untuk paella hanya max 10 euro. Katanya restoran ini tidak akan buka kalau mereka tidak mendapatkan ikan segar dari laut.
Jika masih ada waktu saat kembali ke Girona, jangan lupa untuk menyisakan waktu di kota tersebut. Kota tersebut merupakan kota tua Yahudi dan menurut kami sangat indah.

Venice Silakan naik water bus menuju Piazza San Marco pada saat matahari terbit dan berjalan kaki untuk kembali ke arah stasiun kereta melalui jembatan Rialto. Di Italia kami tidak masuk museum sama sekali karena harus bayar. Jangan lupa makan es krim saat di Italia!

Florence Kotanya sangat kecil dan merupakan tempat yang cocok untuk belanja barang bermerek maupun khas Italia (kulit). Tidak perlu menggunakan kendaraan umum untuk berpergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Kami tidak menghabisakan banyak waktu di kota ini karena menurut kami kurang menarik (berbeda tiap orang). Menurut kami Prato (selatan Florence) merupakan kota yang lebih indah karena terletak di pegunungan.
Jika masih memiliki waktu silakan mengunjungi Pisa karena letaknya sangat dekat dengan Florence dan tidak menghabiskan banyak waktu (obyeknya hanya menara Pisa).

Roma Roma adalah kota yang tidak bisa dikunjungi hanya dalam satu hari. Luangkan paling tidak dua hari di kota yang indah ini. Jika masih ada biaya silakan ambil Trampbus Open untuk mengelilingi kota Roma. Tiket berlaku selama satu hari (bis terakhir berangkat jam 8 malam). Karena kami hanya punya waktu satu hari di kota tersebut, kami mengkalinya dengan mengikuti rute Trampbus tersebut. Pertama-tama kami turun di Vatican, lalu kembali naik Trampbus dan turun di tempat dekat Spanish Steps (hanya bagus saat musim panas). Kunjungan berikutnya adalah Trevi Fountain (kalau mau lempar koin silakan). Menjelang sore, setelah tidur-tiduran di Termini Station, kami kembali naik Trampbus menuju tempat dekat Pantheon. Kami sengaja menunggu matahari terbenam di Colloseum dan Foro Romano. Kalau mau cepat dan murah silakan menggunakan metro.

Paris Metro adalah sarana transportasi paling ekonomis menurut pendapat kami. Memang cukup “ribet” tapi tetap saja gampang. Karena kami tinggal dekat Gare du Nord, kunjungan pertama kami adalah Sacre Coeur/ Mont Marte. Setelah itu kami mengambil metro dengan tujuan Louvre dan sekitarnya (jika ini adalah kunjungan pertama menuju Paris mungkin sebaiknya mulai dengan Notredam dan berjalan melaui Louvre/Camps Elysees menuju Arc de Triomp atau sebaliknya). Setelah itu kami mengunjungi Eifel (efek lampunya baru dan hanya menyala sekitar 15 menit setiap jam) melalui Defense hingga Trocadero. Kami tidak mengunjungi Versailles (musim panas sangat indah) karena jauh dan cuaca buruk.

Untuk lebih detailnya, kami membuat sebuat tabel (time table) dan biaya aktual perjalanan seperti yang tercantum di halaman berikut ini (Dari total pengeluaran yang dianggarkan, kami masih berhasil menekan pengeluaran sebesar ?61.11 di bawah anggaran pengeluaran kami):

Jika ada pertanyaan, bisa ditanyakan langsung lewat email [email protected], [email protected], atau telepon langsung HP (+31)645560107.

Time Table Spain-Italy-France, October 2004

  READ MORE >>   Traveling Club